Kamis, 05 Maret 2015

Mengapa Manusia Berkreasi?

Pertemuan ketiga Creative Thinking, 3 Maret 2015.

Mengapa Manusia Berkreasi?


            Salah satu alasan mendasar dan paling kuat yang mendorong manusia  untuk berkreasi adalah agar kebutuhkan mereka (keamanan, cinta dan pengharapan) bisa terpenuhi. Dalam kehidupan, manusia tentu memiliki kebutuhan yang semakin lama berkembang menjadi semakin kompleks sehingga mendorongnya untuk terus berkreasi. Selain untuk memenuhi kebutuhan, kreasi dilakukan untuk memuaskan perasaan dan motivasi dalam diri manusia.

Kebutuhan manusia yang semakin berkembang ini bisa timbul dari dalam diri manusia, bisa juga karena tekanan lingkungan. Contoh, dulu setiap orang bisa membangun rumah dimana saja, karena lahan yang tersedia masih sangat luas. Namun sekarang, lahan untuk dijadikan permukiman semakin sempit, sulit untuk bisa mendapatkan lahan untuk membangun rumah, sehingga mendorong manusia untuk berkreasi, mereka tidak lagi membangun rumah secara horizontal tetapi vertikal, seperti apartemen atau rumah susun.

            Kebutuhan juga bisa berasal dari diri sendiri. Apabila suatu kebutuhan sudah terpenuhi, maka akan timbul kebutuhan yang lainnya. Hierarki Kebutuhan Maslow bisa membantu kita dalam menjelaskan hal ini.

Hirarki Kebutuhan Maslow.

Ketika kebutuhan fisik manusia seperti bernapas, makanan, air, sex, istirahat dan yang lainnya sudah terpenuhi, maka kebutuhannya akan meningkat. Ia membutuhkan keamanan, bila itu sudah terpenuhi, selanjutnya ia membutuhkan cinta. ketika kebutuhan akan cinta sudah terpenuhi, manusia membutuhkan pengakuan dari orang lain. Hingga akhirnya bila semua kebutuhan itu sudah terpenuhi, manusia akan mencapai kebutuhan paling tinggi yakni aktualisasi diri.

Berangkat dari kebutuhan ini, bisa diukur derajat kreativitas dan kreasi sesorang. Ketika aktualisasi diri sudah menjadi suatu kebutuhan maka tingkat kreativitasnya dalam berkreasi sudah sangat tinggi. Bila kebutuhan yang ingin dipenuhi masih kebutuhan fisik, kreativitas seseorang dapat dikatakan masih rendah.

      Bila manusia hidup untuk dirinya, berusaha untuk memenuhi kebutuhannya seorang diri, maka kreativitasnya bisa terasah sebab ia tidak mengandalkan atau bergantung pada orang lain. Contohnya, ketika kita lapar, ada dua tindakan yang bisa kita lakukan, membeli makanan dari penjual makanan atau memasak makanan sendiri. Dengan memasak makanan sendiri, kita dapat berkreasi, sehingga kreativitas kita pun bisa terasah. Namun bila kita memilih untuk membeli makanan, maka kreativitas tidak terasah karena mengandalkan orang lain.

     Kreasi juga dilakukan untuk memuaskan suatu perasaan dan motivasi seseorang. contoh, apabila seseorang berhasil melakukan kreasi, timbul perasaan senang dan ia dipuji orang lain. Maka ia akan terus berkreasi sehingga ia bisa memuaskan perasaan senangnya dan untuk mendapat pujian lebih banyak lagi.

      B.F. Skinnei mengatakan bahwa manusia adalah kreasi dari lingkungannya. Apabila lingkungan positif terhadap seseorang, maka ia akan menjadi positif, begitu pula sebaliknya. Dalam berkreasi, apabila seseorang menjadi innovator dan inovasinya diterima oleh lingkunganya, maka ia akan terus berinovasi. Apabila inovasinya ditolak, tidak dihargai, maka ia akan berhenti berinovasi. Namun sebaiknya kita jangan takut menjadi innovator, diterima atau tidak dikembalikan saja kepada lingkungan. Yang terpenting adalah kebutuhan yang mendorong kita untuk berkreasi bisa terpenuhi dan perasaan yang kita inginkan bisa terpuaskan.

Sumber gambar :
http://www.verbalplusvisual.com/wp-content/uploads/2014/10/creative-mind.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHEN-2EaCC7qGK8GwIBxPIpukbKhSQrHHeOAOW2vjHyLYFcLhqh4hJq0votac1ZKWbINSWzX_i7buczmftvPb9LW2CSZS5Zxh6Q9x_3u5bpwBiOUFnkA0s2T5PPgxFKShC3BuhAhukJQc4/s320/hirarki+maslow.png

Mesir

Piramida Giza dan Spimx

       Mesir terkenal dengan Piramida dan Spinx. Piramida dibangun sebagai tempat pemakaman para raja dan Spinx digambarkan sebagai mahluk berkepala manusia dan bertubuh singa yang dianggap sebagai penjaga makam kerajaan dan juga kuil oleh masyarakat Mesir kuno.

Sebagian besar masyarakat Mesir kuno bekerja sebagai petani, Meski pun daratan Mesir didominasi oleh gurun pasir, mereka tidak kehilangan akal, mereka tetap bisa bertani dengan menggunakan sistem pengairan dari sungai Nil sehingga kebutuhan hidup bisa terpenuhi. Mereka juga menggunakan air sungai Nil untuk membersihkan tubuh, karena penampilan adalah hal yang penting bagi mereka.

Hiburan yang paling populer di negara yang pertama kali mengakui kedaulatan Indonesia tersebut adalah musik dan tarian dan alat musik yang sering dimainkan oleh masyarakat pada saat itu adalah bel, simbal, drum dan tambourine.

Selain Spinx, arsitektur Mesir juga dikagumi oleh banyak orang, dua diantaranya dan yang paling terkenal adalah Piramida Giza dan Kuil di Thebes. Kedua bangunan ini adalah bentuk kekuasaan yang dimiliki oleh raja mereka yang terkenal yakni raja Firaun dan untuk tujuan raligius, seperti tempat menyembah para dewa yang dipuja oleh masyarat Mesir kuno. 

Sumber gambar:
https://richard1989.files.wordpress.com/2007/12/giza_sphinx.jpg

Tiongkok

Tiongkok dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki penduduk terbanyak di dunia.. Landmark negara tersebut yakni tembok Cina menjadi salah satu keajaiban dunia, dalam membangun tembok cina, ratusan ribu anggota masyarakat terlibat didalamnya. Mereka bekerja keras untuk membangun tembok cina sehingga sifat kerja keras sudah tertanam dan menjadi karakter orang tiongkok saat ini. Mereka giat dalam melakukan segala hal dan tidak takut untuk mencoba, kreatif dan cekatan. 

Tembok China

Hal ini berdampak positif terhadap perekonomian negara, terbukti tiongkok menduduki peringkat kedua sebagai negara yang tingkat perekonomiannya tumbuh dengan cepat. Tidak hanya perekonomian saja yang berkembang, teknologi Tiongkok juga berkembang pesat. Teknologi dan perekonomian di Tiongkok menjadi dua hal yang tidak terpisahkan.

Dulu Tiongkok sangat menutup diri dari pengaruh luar, mereka ingin membangun negara sendiri tanpa ingin diganggu oleh pihak lain, namun kemiskinan di negara tersebut semakin memprihatinkan, hal ini diperparah dengan pertumbuhan penduduk yang meningkat tajam, sehingga pemerintah mulai membuka diri bagi negara lain, baik itu aktivitas ekspor, impor dan juga budaya. Masyarakat tiongkok, terutama yang berusia produktif juga dilatih untuk terus memiliki sikap kerja keras dan gigih sehingga bisa bertahan dalam globalisasi dan bisa membangun negerinya sendiri. Tak heran bila Tiongkok menjadi salah satu negara yang paling berpengaruh selain Amerika.

Salah satu budaya budaya Tiongkok yang masih bertahan sampai saat ini adalah imlek. Budaya dan tradisi tersebut masih dilaksanakan oleh semua orang Tiongkok dan peranakan Tionghoa di Indonesia sendiri.

Sumber gambar:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar