Selasa, 31 Maret 2015

Mind Maping

Pertemuan ketujuh, 31 Maret 2015.

Mind Maping

Secara sederhana, Mind Map adalah cara mencatat atau menempatkan informasi ke dalam otak secara kreatif dan efektif. Hal ini erat kaitannya dengan kreativitas dan ingatan. Mind maping atau “memetakan pikiran” pertama kali dikembangkan oleh Tony Buzan, seorang psikolog dari Inggris untuk bidang pendidikan.

Mind Maping
            Pada umumnya, manusia lebih mudah mengingat informasi apabila informasi tersebut disampaikan dalam bentuk visual. Dalam Mind Mapping, informasi yang ingin diingat, digambarkan dalam rupa peta didalam pikiran. Semakin kreatif, detil dan terorganisir peta yang dibuat, semakin mudah mengingat informasi yang dipetakan.

            Dengan berlatih dan menerapkan Mind Mapping, tentu saja ada beragam manfaat yang bisa kita rasakan secara langsung. Manfaat tersebut antara lain adalah:
1.    Kita menjadi lebih kreatif dalam merencanakan kegiatan yang akan dilakukan dan lebih kreatif dalam berkomunikasi. Contohnya: ketika melakukan presentasi, biasanya kita mengucapkan kalimat-kalimat yang sudah kita afal sebelumnya dan tindakan tersebut biasanya membuat kita berbicara seperti robot, dengan nada yang sama dan tanpa ekspresi, suasana presentasipun jadi membosankan. Namun apabila kita melakukan mind mapping, dimana kita hanya mengingat point-point atau kata-kata kunci nya saja, maka kita akan lebih kreatif dalam menyampaikan informasi, lebih ekspresif dan tidak lagi seperti robot.
2.    Menghemat waktu. Dengan melakukan Mind Mapping, waktu yang kita butuhkan untuk merencanakan dan melakukan sesuatu akan lebih singkat, begitu pula dalam mengingat informasi penting.
3.    Menyelesaikan masalah. Kita dapat menyelesaikan masalah dengan lebih baik dengan memetakan atau solusi-solusi dalam pikiran.
4.    Menyusun dan menjelaskan pikiran. Kita dapat lebih mudah membuat orang lain mengerti akan pikiran atau gagasan kita apabila sebelumnya kita melakukan mind maping.  
Secara garis besar, hasil yang kita dapatkan dari memetakan pikiran adalah kita dapat mengingat lebih baik, belajar dengan lebih cepat dan efisien, dan melihat gambar atau pikiran secara keseluruhan.

Terdapat tujuh langkah membuat Mind Map:
1.    Mulai dari bagian kertas yang mendatar.
2.    Menggunakan gambar atau foto untuk ide pusat.
3.    Gunakan warna untuk menggambarkan pikiran pada kertas
4.    Buat cabang-cabang ide dan hubungkan ke ide pusat.
5.    Dalam menghubungkan subide, gunakan garis yang melengkung.
6.    Gunakan satu kata kunci dalam setiap garis lengkung yang sudah dibuat.
7.    Jangan membuat kalimat, gunakan kata kunci dan disertai dengan gambar.

Sebelum berlatih Mind Mapping, kita harus mengenali otak untuk dapat membuka potensi diri. Kita tidak perlu menggolongkan diri sebagai otak kanan atau otak kiri, melainkan kita harus melakukan sinergi otak, menggabungkan potensi otak kanan dengan potensi otak kiri. Dan dalam melakukan Mind Mapping, kita perlu melakukan pengulangan, tidak hanya dilakukan satu kali saja.

Mind Mapping juga merupakan salah satu resep untuk meraih kesuksesan. Pertama kali, Kita perlu menghilangkan pemikiran-pemikiran negatif, menerapkan prinsip trial and error (kegagalan dijadikan pembelajaran dan bukan menjadi rasa takut yang menghambat kita untuk maju). Kemudian menerapkan TEFCAS ( Trial ; kita tidak takut untuk mencoba, Event; melaksanakan apa yang kita rencanakan, Feedback; respon orang lain akan tindakan yang telah kita lakukan, Check; memeriksa respon-respon tersebut dengan tindakan kita dan mengevaluasinya, Adjust; memperbaiki kekurangan atau kesalahan dari tindakan kita, Success; bila semuanya sudah dilakukan, maka kita akan menraih kesuksesan)

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, dalam melakukan Mind Mapping, kita perlu melakukan pengulangan. Dalam melakukan pengulangan, kita perlu menerapkan prinsip ketekunan karena semakin sering kita melakukan Mind Mapping, semakin berkualitas Mind Mapping yang dihasilkan.

Sumber gambar:
http://www.art-is-fun.com/image-files/mind-map-1.jpg

Selasa, 24 Maret 2015

Creative Intelligence

Pertemuan keenam, 24 Maret 2015

Creative Intelligence


Creative Intellegence adalah kemampuan manusia untuk memunculkan ide-ide baru, Salah satu implementasinya adalah menyelesaikan masalah dengan cara yang khas, yang berbeda dari biasanya, berpikir secara orisinil, benar-benar baru dan berbeda. Creative Intelligence pertama kali dicetuskan oleh Tonny Buzan yang juga memperkenalkan konsep Mind Maping. Melalui kemampuan kreatif ini, kita dapat lebih meningkatkan imajinasi, perilaku dan produktivitas dalam diri kita.

Creative intelligence melibatkan beberapa faktor yang dapat kita pelajari dan kita kembangkan sebagai upaya meningkatkan kemampuan kreativitas, faktor-faktor tersebut antara lain, adalah:
1.    Otak Kiri atau Otak Kanan.
Otak kiri berkaitan dengan rasionalitas, angka, realitas, kepastian, sedangkan otak kanan berkaitan dengan imajinasi, irasionalitas, hal-hal yang tidak realistis. Untuk meningkatkan creative intelligence, sebaiknya kita tidak mengkotak-kotakan diri kedalam salah satu dari bagian otak tersebut, melainkan menggunakan kedua bagian dari otak kita secara utuh untuk memunculkan ide-ide baru.
2.    Pembuatan Catatan/ Mind Maping.
Kita perlu belajar untuk memetakan pikiran kita dan membayangkannya. Terkadang banyak sekali ide yang berseliweran dalam pikiran kita, sehingga ide menjadi terlalu luas dan tidak fokus. Untuk itu, kemampuan pemetaan pikiran harus kita kembangkan.
3.    Kelancaran
Dalam berpikir dan menghasilkan ide-ide baru, kita perlu memilki wawasan yang luas. Wawasan yang luas bisa kita dapatkan dengan banyak membaca buku, menonton film, membaca surat kabar, bahkan dengan berkomunikasi dengan orang lain. semakin banyak informasi yang kita ketahui, maka kita semakin lancar dalam memikirkan ide-ide yang out of the box.
4.    Fleksibilitas
Fleksibel dalam arti, kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi yang kita hadapi dan tidak terpaku pada nilai dan pemikiran pribadi. Dengan menjadi orang yang fleksibel atau tidak kaku, kita dapat meningkatkan creative intelligence dalam diri kita.
5.    Orisionalitas
Berpikir secara orisinil atau asli yakni memikirkan sesuatu dari sudut pandang yang berbeda, memikirkan sesuatu belum pernah terpikirkan oleh orang lain, dan tidak mengikuti atau menjiplak pemikiran atau karya orang lain, membuat kombinasi yang kreatif akan membantu kita untuk meningkatkan kemampuan intelligensi kreatif.
6.    Pengembangan Gagasan.
Ketika kita memiliki suatu gagasan, gagasan tersebut harus dikembangkan menjadi lebih luas, Biasanya satu gagasan, akan menimbulkan gagasan lainnya. Apabila terus dikembangkan, gagasan yang kita miliki akan semakin bertambah banyak. Dalam mengembangkan gagasan tersebut, secara langsung kita sedang mengasah kemampuan kreatif kita.
7.    Asosiasi
Asosiasi adalah menghubungkan atau mengaitkan satu hal dengan hal lainnya atau satu kegiatan dengan kegiatan lainnya. Untuk mengasosiasikan sesuatu, kita perlu melakukan analisa. Dengan selalu melakukan analisa dan asosiasi, kita melatih diri untuk terus berpikir, melatih otak kita untuk menjadi semakin kreatif.

Selain mempelajari dan mengembangkan faktor-faktor diatas, ada tindakan sederhana yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan Creative Intelligence, yakni menjaga “Sang Anak” yang ada dalam diri kita. Sang Anak adalah bagian dari dalam diri kita yang masih seperti anak kecil. Seperti anak kecil bukan mengarah pada sifat kita yang masih kekanak-kanankan, melainkan tindakan atau hal-hal yang kita sukai, yang umumnya terdapat pada anak kecil. Contohnya, orang dewasa menganggap bahwa menggambar dan mewarnai sudah tidak patut mereka lakukan, karena hal tersebut biasanya dilakukan oleh anak kecil. Padahal menggambar dan bermain dengan warna dapat membantu orang dewasa untuk menjadi lebih kreatif.

Terdapat tindakan- tindakan sederhana yang dapat dilakukan dalam keseharian kita yang ternyata membantu kita untuk lebih kreatif, antara lain seperti belajar mendengarkan orang lain, belajar bergurau, memposisikan diri di posisi orang lain, membuat hubungan dengan orang lain, melakukan permainan menggabungkan, membalikan hidup Anda, mencoba kombinasi baru, serta latihan asosiasi dan imajinasi.


 Ingatlah selalu bahwa kita adalah seniman kreatif. Jangan biarkan pengalaman buruk dan ejekan dari orang lain membuat kita tidak lagi menjadi kreatif (matinya sang seniman). Tetapi jangan ragu untuk memuji diri sendiri dan orang lain sehingga dapat melahirkan kembali sang seniman dalam diri kita.

Sumber gambar:
http://fc03.deviantart.net/fs29/i/2008/063/9/e/Creative_Intelligence_logo_by_thescotters.jpg

Agama Buddha


         Agama Buddha muncul pada abad ke-6 SM di wilayah Nepal, India. Agama ini diawali dari lahirnya Siddharta Gautama (Sang Buddha) dan telah ditetapkan sebagai agama resmi negara sejak zaman pemerintahan Raja Ashoka (273-232 SM).

Agama ini terpecah menjadi dua aliran setelah 100 tahun meninggalnya Sang Buddha yakni aliran Budha Hinayana dan aliran Buddha Mahayana. Aliran Hinayana membawa ajaran-ajaran asli dari Buddha Gautama. Aliran Hinayana berarti “kendaraan atau kereta kecil” menekankan pada meditasi. prinsip pandangannya adalah bahwa setiap orang bergantung pada usahanya sendiri dalam mencapai kebahagiaan abadi, tanpa adanya penolong baik dari para dewa ataupun manusia Buddha.

   Berbeda dengan Hinayana yang mempertahankan kemurnian ajaran Buddha, aliran Mahayana memberikan kebebasan berpikir dalam menginterpretasikan kitab-kitab suci. Aliran ini berarti kendaraan besar atau kereta besar karena dapat menampung sebanyak- banyaknya orang yang ingin masuk ke nirvana. 

Untuk menjadi Buddha,seseorang harus bermeditasi, melepaskan diri dari hal-hal duniawi. Lalu timbul pertanyaan dalam benak Saya, bila seseorang ingin menjadi seorang Buddha, ia hanya duduk diam dan bermeditasi, tanpa melakukan kebaikan-kebaikan untuk orang disekitarnya. Lalu mengapa Buddha tersebut disembah? Pertanyaan saya terjawab oleh salah seorang teman, ia mengatakan bahwa Buddha tidak disembah, melainkan dihormati. Ajaran-ajaran Buddha dihormati. Buddha menjadi panutan bagi para umat untuk menolong dirinya sendiri sehingga dapat mencapai kebahagiaan abadi di nirvana.

     Agama Buddha terus berkembang hingga saat ini. Tradisi dan kebudayaan seperti meditasi, Theravada (Tradisi sesepuh), Tradisi Mahayana (Kendaraan Agung), bhiksu, bhiksuni, hio dan dupa juga tetap dipelihara dan dijalankan oleha para umat Buddha dari generasi ke genarasi.


Sumber gambar:
http://www.fengshuiindia.com/wp-content/uploads/2013/11/peace-buddha.jpg



Amerika

Amerika adalah salah satu negara maju yang berpengaruh disegala bidang, mulai dari ekonomi, politik, teknologi dan lain sebagainya. Masyarakatnya terdiri dari berbagai suku dan ras yang berasal dari berbagai belahan dunia. Namun, Amerika memiliki satu suku asli yang begitu terkenal yakni Suku Maya.

Suku Maya dikenal dengan suku yang memiliki peradaban yang unik, dan tingkat intelektualitas yang tinggi yang dimilikinya. Pada zaman batu, suku ini telah mengenal seni membuat bangunan, kecantikan, sistem pertanian, dan sudah mengenal tulisan terlebih dahulu.

Suku Maya

Salah satu peninggalan Suku Maya yang paling terkenal dan dikagumi adalah Kalender Maya yang diciptakan sekitar tahun 747-353 SM. Kalender Suku Maya berhenti pada tanggal 20 Desember 2012, hal ini menimbulkan spekulasi bahkan sampai pada kesimpulan bahwa pada tanggal itu akan terjadi kiamat atau akhir zaman. Yang terjadi sebenarnya adalah 20 Desember 2012 sama seperti tanggal 31 Desember, dimana esoknya merupakan awal dari zaman baru.

Kalender Suku Maya

Suku Maya pernah dijajah oleh bangsa Spanyol, dampak nyata dari penjajahan tersebut adalah mereka tidak lagi menyembah para dewa seperti dewa matahari, tetapi mereka memeluk agama Katolik yang disebarkan dan diajarkan oleh bangsa Spanyol. Kini masyarakat dari Suku Maya telah tersebar dan menetap di berbagai negara di Amerika Tengah dan Selatan.

Sumber gambar:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiE8aV_ciDa0cshzc1wyQDAedDAh3q3r5_pkRh_83Zr9UhKRiSwReMEPVtOyXQMHm1p3tqK-vDN0Qae32kLkybkrj1L1nD0OLrdueu-kYvt4lBWnpBy1tfY3RFZ6apN9b1XSDE6r1XB_wI/s400/maya.jpg

Eropa

Eropa terdiri dari beberapa negara besar dan maju, seperti Prancis, Belanda, Inggris dan Italia. Suku pertama Eropa adalah Prancis. Prancis berasal dari kata France, Francia yang berarti Frankland atau tanah milik Frank.

Salah satu kota yang paling terkenal di Prancis adalah kota Paris, dengan Menara Eiffel sebagai landmarknya. Menara Eiffel dibangun pada tahun 1889 dengan tinggi 325 meter. Nama menara tersebut diambil dari nama pembuatnya yakni Gustave Eiffel. Pembangunan menara ini awalnya ditolak oleh masyarakat Prancis karena mereka menganggap desain menara Eiffel tidak lazim atau aneh.

Menara Eiffel

Negara lain di Eropa yang tidak kalah terkenal adalah Belanda. Pada abad ke-17, bangsa ini terkenal sebagai penguasa ekonomi dan penjelajah laut. Pada zaman keemasannya, Belanda juga mendirikan VOC untuk mengatur perdagangan ekspor impor berskala internasional. Kincir angin menjadi landmark dari negara tersebut, hal ini dikarenakan jumlah kincir angin disana cukup banyak, mereka membutuhkannya untuk mendorong air ke lautan dan sebagai pembangkit tenaga listrik dengan menggunakan sumber daya angin. Apabila tidak ada kincir angin, maka Belanda akan tergenang air, mengingat wilayah daratannya lebih rendah dibangingkan dengan wilayah lautannya.

Kincir Angin Belanda

Inggris menjadi negara yang terkenal dengan kehidupan kerajaannya yang masih bertahan di zaman modern seperti saat ini. Kehidupan kerajaannya menjadi sorotan dunia karena ketertarikan dan rasa ingin tahu masyarakat dunia terhadap kehidupan kerjaan. Sistem politik dasarnya adalah monarki konstitusional dan sistem parlementer. Namun saat ini, Inggris di atur langsung oleh parlemen Britania Raya, yakni gabungan antara Inggris dan Skotlandia. Big Ben menjadi, menara jam setinggi 96.3 meter menjadi landmark dari negara ini.

Big Ben
Italia tidak hanya dikenal sebagai rumah dari makanan yang sudah mendunia yakni Pizza, tetapi juga terkenal dengan bangunan-bangunan indah peninggalan zaman dulu, seperti menara Pisa dan Colosseum.

Menara Pisa
Sumber gambar:

Minggu, 22 Maret 2015

Proses Kreatif

Pertemuan kelima, 17 Maret 2015

Proses Kreatif



Proses kreatif adalah rangkaian kegiatan seseorang dalam menciptakan sesuatu sebagai ungkapan mengenai gagasan dan keinginannya. Proses kreatif dapat pula disebut sebagai proses penciptaan.

Terdapat tiga kemampuan utama manusia yang dapat mempengaruhi kemampunan kreativitas seseorang, antara lain adalah kemampuan fisik (memiliki anggota tubuh yang lengkap atau tidak), kemampuan resio atau akal (memiliki pemikiran berdasarkan otak kiri atau otak kanan) dan kemampuan kreatif.

Menurut Wallas, terdapat empat tahap yang terdapat dalam suatu proses kreatif, antara lain:
1.    Tahap persiapan (preparation), merupakan tahap awal dari upaya memunculkan ide kreatif. Pada tahap ini, seseorang dapat mengidentifikasi masalah, kebutuhan, keinginan, dan mencari informasi untuk mendapatkan solusi pemecahan masalah.
2.    Tahap inkubasi (incubation), tahap dimana seseorang memutuskan untuk menjauh dari masalah yang sedang dihadapinya, menyegarkan diri sebelum akhirnya bekerja kembali. Lamanya waktu yang diperlukan untuk menjauh dari sebuah masalah, tergantung pada masing-masing individu.
3.    Tahap iluminasi (illumination), setelah menyegarkan dan menenangkan diri, biasanya muncul ide-ide kreatif secara spontan sebagai hasil dari melihat masalah secara kompleks saat menjauh dari masalah yang dihadapi.
4.    Tahap verifikasi (verification), merupakan tahap akhir dari proses kreatif, dimana seseorang mulai mengeksekusi berbagai ide yang ada dipikirannya, dan memutuskan satu ide kreatif sebagai solusi atas masalahnya.

Teori Wallas mengenai proses kreatif diperkuat oleh teori milik Prof. Howard Gardner yakni teori beragam kecerdasan, menurut teori ini, kecerdasan sangat dipengaruhi oleh penyembuhan otak yang rusak ( baik rusak dalam arti sebenarnya ataupun adanya ketidaksesuaian antara pikiran dan hati), daerah yang penuh kenangan atau penemuan psikometrik.

 Didalam teori ini juga terdapat delapan jenis tingkatan atau bidang yang dapat dijadikan alat ukur kreativitas seseorang, antara lain musik (kemampuan memainkan alat-alat musik), visual (kemampuan untuk membayangkan sesuatu dengan cepat), verbal-bahasa ( mampu berkomunikasi dengan sangat baik), logik-matematika (melihat segala sesuatu berdasarkan akal dan realitas), kinetetik ( kemampuan yang berkaitan dengan fisik), intrapersonal ( mampu mengendalikan diri dan mendorong diri menjadi lebih baik), interpersonal (mampu bergaul dan menjaga hubungan baik dengan orang lain) dan naturalis (kemampuan untuk menerima dan menunjukan diri sebagaimana adanya, tidak dibuat-buat atau dipaksakan).

     Setelah kita mengetahui alat pengukur kreativitas seseorang dan bagaimana kreativitas terjadi didalam suatu proses, kita juga perlu mengetahui bagaimana kita dapat menjadi lebih kreatif. Hal-hal yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kreativitas diri, antara lain adalah’
·         Memilih waktu yang tepat untuk diri sendiri. Biasa disebut sebagai “Me Time”, dimana kita menggunakan waktu untuk diri sendiri, seperti berkomunikasi dengan diri sendiri, dan memanjakan diri.
·         Mengatasi masalah pribadi. Dengan dapat mengatasi masalah pribadi tanpa campur tangan dari orang lain, maka kita akan menjadi lebih kreatif, karena kita mengandalkan kekuatan dan kemampuan diri sendiri dan bukan bergantung pada orang lain dalam memecahkan suatu masalah.
·         Berada disekeliling orang-orang yang baik dan pintar. Kita menjadi seperti lingkungan kita, dimana dan dengan siapa kita bergaul akan membentuk diri kita. Untuk menjadi lebih kreatif, kita perlu bergaul dengan orang-orang yang pintar, kreatif dan mau berbagi ide serta pendapat dengan kita.

Sumber gambar :
http://flpjaya.com/wp-content/uploads/2014/07/Innovations-creativity-and-originality-520.jpg

Yunani

Yunani merupakan salah satu negara yang terkenal dengan berbagai bangunan kuil dan teaternya yang indah dan mengagumkan. Masyaraktnya juga dikenal ramah kreatif dan suka bersosialiasi.

Zaman Yunani kuno, masyarakat Yunani memang lebih suka beraktivitas diluar rumah. Sehingga arsitektur rumah di Yunani kurang berkembang, sebaliknya tempat-tempat umum, untuk bersosialisasi, bertemu dengan banyak orang, dan memuji dewa-dewi mereka seperti kuil dan teater berkembang sangat pesat. Bahkan mereka pernah menggunakan dana untuk perang demi membangun kembali salah satu kuil untuk memuji Dewi Athena, yakni kuil Parthenon.

Kuil Parthenon

       Kuil Parthenon dibangun oleh dua orang arsitek  yang paling terkenal saat itu, yakni Ictinus dan Callicrates. Kuil ini  bergaya Doria, dengan tiang-tiang yang menjulang tinggi untuk menopang atap kuil yang menjadi ciri khasnya. Gaya Doria mewakili kekaguman dan sifat masyarakat Yunani akan persatuan, kekuatan dan kesederhanaan yang mereka miliki.

 Setelah tahun 300-an, masyarakat Yunani mulai membangun  teater. Teater dibangun agar setiap orang dapat menyalurkan untuk kreativitas, ide dan bakat mereka, seperti drama, menyanyi dan menari. Melalui teater, kreativitas masyarakat Yunani semakin berkembang, mereka juga semakin banyak bertemu orang baru dan semakin sering untuk bersosialisasi yang akhirnya membentuk karakter masyarakat Yunani seperti saat ini.

 Sumber gambar:

Indonesia

Indonesia adalah negara Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu juga. Inilah yang menggambarkan masyarakat Indonesia. Negara kepulauan ini memiliki masyarakat dari latar belakang  suku, ras, agama dan budaya yang berbeda-beda namun bisa hidup bersama, bersatu dan rukun dalam naungan NKRI.



Salah satu bukti kerukunan dan toleransi masyarakat Indonesia yang paling dikenal adalah Candi Borobudur, yang diakui dunia sebagai candi Budha terbesar di dunia. Meskipun candi ini awalnya diperuntukan bagi mereka yang beragama budha, namun masyarakat dari agama yang berbedapun ikut menjaga dan mencintai candi ini.

     Indonesia tidak hanya unik karena keberagamannya, tetapi juga unik di di bidang politiknya. Negara ini pernah mengalami tiga orde, yakni orde lama, orde dan reformasi. Orde lama adalah masa pemerintahan Soekarno, terjadi perubahan perekonomian guna mendorong pembangunan nasional saat itu. Orde baru, perubahan terjadi secara besar-besaran disegala bidang, disamping terjadinya beberapa peristiwa yang kurang menyenangkan tetap saja mengarahkan Indonesia kepada kemajuan. Pada era reformasi, terjadi perubahan pada mental masyarakat Indonesia, mereka menyampaikan pendapat,  kebebasan  dan keadilan untuk mempertahankan bangsanya. Di bidang perekonomian, Indonesia terus mengalami pertumbuhan

      Masyarakat Indonesia, sudah terbiasa mengahadapi perbedaan yang ada di negaranya. Di satu kota terdapat penduduk dari berbagai daerah, disetiap pulau terdapat banyak suku dengan budaya yang berbeda-beda, hal ini membentuk masyarakat Indonesia memiliki pribadi yang dapat menghargai dan memiliki toleransi tinggi terhadap perbedaan yang dimiliki oleh setiap orang yang ditemuinya. Tiga orde yang pernah dialami negara ini, secara tidak langsung juga telah membentuk rasa nasionalisme tinggi dalam diri setiap warga negaranya.

   Sumber gambar:
   https://dn3pm25xmtlyu.cloudfront.net/photos/large/752999608.jpg

Minggu, 15 Maret 2015

Hambatan Kreatifitas

            Pertemuan keempat, 10 Maret 2105.

Hambatan Kreativitas



       Sebelumnya, kita sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan kreativitas dan apa yang membuat manusia berkreasi. Tidak cukup sampai disitu, kita juga perlu mengetahui apa yang membuat manusia tidak kreatif, faktor-faktor apa saja yang menghambat kreativitasnya.

      Hambatan kreativitas berarti dinding mental yang menghambat manusia untuk memahami dan memecahkan suatu masalah. Hambatan kreativitas yang dialami setiap orang berbeda memiliki kadar yang berbeda satu dengan yang lainnya. Terdapat dua faktor penghambat kreatifitas, antara lain yaitu:
1.    Faktor struktural:
-       Hambatan psikologi. hambatan kreativitas yang berasal dari dalam diri seseorang, seperti kurang mampu berkomunikasi dengan baik dan tidak memiliki kepercayaan diri.
-       Hambatan budaya. Hambatan yang berupa keseragaman cara berpikir dan memuja cara berpikir yang logis dan rasional. Contohnya, orang yang berprofesi sebagai dokter, umumnya tidak bisa berkreasi karena harus berpikir logis dan rasional.
-       Hambatan lingkungan fisik dan sosial. Lingkungan kita bisa menjadi hambatan dalam kreativitas kita. Contohnya, orang yang lahir dalam keluarga seniman, kemungkinan memiliki kreativitas yang lebih baik dibandingkan orang yang lahir di keluarga dokter.
2.    Hambatan proses.
-       Hambatan bahasa berpikir. Bila kita terlalu lama dalam memikirkan dan mengambil keputusan maka solusi yang dihasilkan biasanya kurang kreatif.
-       Hambatan keterpakuan fungsional. Kita hanya menggunakan suatu teknologi hanya dengan satu cara. Contoh, menggunakan rice cooker hanya untuk memasak nasi saja, padahal rice cooker juga bisa untuk membuat sup dan juga kue.
-       Hambatan kebiasaan memandang. Apabila pandangan kita terhadap sesuatu hanya berdiam pada satu sisi saja, maka akan mengahambat kreativitas kita.
    
        Selain kedua faktor tersebut, terdapat hal-hal yang kita alami dan lakukan sehari-hari bisa menjadi faktor penghambat dalam membentuk diri menjadi kreatif. Seperti kebiasaan buruk yang tidak mau diubah, cepat puas, tidak mau berpindah dari zona nyaman, malas untuk berpikir secara mendalam, takut gagal sehingga tidak berani mencoba, selalu menginginkan jawaban atau mendapatkan sesuatu secara instan, takut bersenang-senang karena tidak ingin merasa bersalah, takut dikritik dan selalu beralasan sibuk dan tidak punya waktu untuk melakukan hal-hal diluar masalah dan pekerjaan kita.

sumber gambar:
http://www.kesekolah.com/images2/big/2013052017192276731.jpg


Agama Kristen

Dulu Kristen bukanlah agama yang seperi kita kenal saat ini. Kristen sebenarnya berarti Pengikut Kristus atau Pengikut Yesus. Yang percaya dan mengimani Yesus sebagai Juruselamat, ia disebut sebagai Kristen. Mereka meyakini bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Mesias, Sang Juruselamat bagi seluruh manusia.

Pada abad 64SM, Nero, kaisar dari bangsa Roma tidak menyukai orang-orang Kristen. Yang mengikut Yesus akan dibunuh. Namun, orang Kristen tidak menjadi sedikit, melainkan bertambah banyak. Selama beratus ratus tahun kekristenan di tolak hingga dibunuh, hal ini justru membuat mereka berpikir keras dan kreatif.

Mereka mencari jalan keluar untuk memecahkan masalah ini, yakni bagaimana mereka dapat beribadah tanpa harus berada diliputi rasa takut ditangkap atau di kejar-kejar oleh pasukan romawi. Mereka pun membangun tempat ibadah dan tempat pertemuan dengan sesama umat yang letaknya di bawah tanah. Tempat itu disebut sebagai “katakombe”.  Hal ini dapat menjadi salah satu bukti kreativitas orang Kristen saat itu.

Katakobe; Gereja bawah tanah
Selain itu, mereka juga membuat simbol lain untuk menggantikan simbol Salib. Sebab di zaman itu, siapa saja yang menggunakan Salib akan dibunuh.

Chi dan Rho
Lambang ini dibentuk dari gabungan dua huruf besar Yunani "Chi" dan "Rho" (ΧΡ) yang merupakan huruf pertama dan huruf terakhir dari bahasa Yunani. Melalui lambang ini, umat Kristen menyatakan bahwa Yesus adalah Alfa dan Omega, awal dan akhir.

Hingga pada masa Kaisar Konstantin, pembunuhan dihentikan karena beliau melihat cahaya terang berbentuk salib dengan tulisan bahwa ia akan memenangkan pertempuran. Sehingga ia menggunakan salib saat bertempur dan benar yang dikatakan, ia memenangkan pertempuran tersebut. Kaisar Konstatinpun menjadikan Kristen sebagai agama resmi pada tahun 313M.

Agama Kristen yang dulu sempat ditolak, kini sudah diterima. Hal ini juga membuat kreativitas umat Kristen semakin berkembang. Para umat Kristen tidak lagi merasa takut ketika beribadah, mereka bahkan memadukan tata cara ibadah dengan kebudayaan, ras dan suku mereka. Contohnya: umat Kristen yang bersuku Jawa beribadah dengan menggunakan bahasa Jawa dan melantunkan puji-pujian dengan lantunan khas lagu Jawa.
Melalui pembahasan mengenai kreativitas agama Kristen, dapat disimpulkan bahwa kreatifitas dapat muncul kapan saja dan dimana saja,  bahkan dalam keadaan tertekan dan dalam keadaan yang tidak terbayangkan seperti yang dialami umat Kristen zaman dulu.

India
          India memiliki penduduk dalam jumlah yang sangat besar yakni lebih dari satu miliar jiwa. Tak heran bila negara ini menduduki peringkat kedua sebagai negara terpadat di dunia. Namun nampaknya faktor penduduk tidak menjadi penghalang besar bagi India untuk tetap maju, karena masyarakatnya merupakan kunci dari pesatnya perkembangan teknologi dan perekonomian India.

Hal tersebut bisa terjadi dukungan pemerintahnya dibidang pendidikan. Mereka diberikan peluang yang besar untuk bisa bersekolah dan mendapatkan ilmu didalam maupun diluar negeri secara mudah. Masyaraktnyapun memiliki nasionalisme besar, setelah mereka mendapatkan ilmu di luar negeri, mereka kembali untuk membantu memajukan kehidupan negaranya di sektor teknologi.

Selain masyarakatnya yang mengagumkan, Taj Mahal, yang menjadi salah satu keajaiban dunia, masih berdiri kokoh dan indah di negara tersebut sampai saat ini.

Taj Mahal

Taj Mahal dibangun atas perintah salah satu raja India yang merupakan seorang muslim saat itu untuk mengenang mendiang istri yang paling dicintainya. Berbagai orang dari latar agama yang berbeda turut ikut serta dalam proses pembangunannya, sehingga bangunan megah tidak hanya sebagai simbol cinta, tetapi juga persatuan dan kerukunan masyarakat India. Hal tersebut membuat orang India juga dikenal sebagai pribadi yang mudah berbaur dengan siapa saja yang berbeda latar belakang dengannya

Sumber gambar:
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/c8/Taj_Mahal_in_March_2004.jpg

Kamis, 05 Maret 2015

Mengapa Manusia Berkreasi?

Pertemuan ketiga Creative Thinking, 3 Maret 2015.

Mengapa Manusia Berkreasi?


            Salah satu alasan mendasar dan paling kuat yang mendorong manusia  untuk berkreasi adalah agar kebutuhkan mereka (keamanan, cinta dan pengharapan) bisa terpenuhi. Dalam kehidupan, manusia tentu memiliki kebutuhan yang semakin lama berkembang menjadi semakin kompleks sehingga mendorongnya untuk terus berkreasi. Selain untuk memenuhi kebutuhan, kreasi dilakukan untuk memuaskan perasaan dan motivasi dalam diri manusia.

Kebutuhan manusia yang semakin berkembang ini bisa timbul dari dalam diri manusia, bisa juga karena tekanan lingkungan. Contoh, dulu setiap orang bisa membangun rumah dimana saja, karena lahan yang tersedia masih sangat luas. Namun sekarang, lahan untuk dijadikan permukiman semakin sempit, sulit untuk bisa mendapatkan lahan untuk membangun rumah, sehingga mendorong manusia untuk berkreasi, mereka tidak lagi membangun rumah secara horizontal tetapi vertikal, seperti apartemen atau rumah susun.

            Kebutuhan juga bisa berasal dari diri sendiri. Apabila suatu kebutuhan sudah terpenuhi, maka akan timbul kebutuhan yang lainnya. Hierarki Kebutuhan Maslow bisa membantu kita dalam menjelaskan hal ini.

Hirarki Kebutuhan Maslow.

Ketika kebutuhan fisik manusia seperti bernapas, makanan, air, sex, istirahat dan yang lainnya sudah terpenuhi, maka kebutuhannya akan meningkat. Ia membutuhkan keamanan, bila itu sudah terpenuhi, selanjutnya ia membutuhkan cinta. ketika kebutuhan akan cinta sudah terpenuhi, manusia membutuhkan pengakuan dari orang lain. Hingga akhirnya bila semua kebutuhan itu sudah terpenuhi, manusia akan mencapai kebutuhan paling tinggi yakni aktualisasi diri.

Berangkat dari kebutuhan ini, bisa diukur derajat kreativitas dan kreasi sesorang. Ketika aktualisasi diri sudah menjadi suatu kebutuhan maka tingkat kreativitasnya dalam berkreasi sudah sangat tinggi. Bila kebutuhan yang ingin dipenuhi masih kebutuhan fisik, kreativitas seseorang dapat dikatakan masih rendah.

      Bila manusia hidup untuk dirinya, berusaha untuk memenuhi kebutuhannya seorang diri, maka kreativitasnya bisa terasah sebab ia tidak mengandalkan atau bergantung pada orang lain. Contohnya, ketika kita lapar, ada dua tindakan yang bisa kita lakukan, membeli makanan dari penjual makanan atau memasak makanan sendiri. Dengan memasak makanan sendiri, kita dapat berkreasi, sehingga kreativitas kita pun bisa terasah. Namun bila kita memilih untuk membeli makanan, maka kreativitas tidak terasah karena mengandalkan orang lain.

     Kreasi juga dilakukan untuk memuaskan suatu perasaan dan motivasi seseorang. contoh, apabila seseorang berhasil melakukan kreasi, timbul perasaan senang dan ia dipuji orang lain. Maka ia akan terus berkreasi sehingga ia bisa memuaskan perasaan senangnya dan untuk mendapat pujian lebih banyak lagi.

      B.F. Skinnei mengatakan bahwa manusia adalah kreasi dari lingkungannya. Apabila lingkungan positif terhadap seseorang, maka ia akan menjadi positif, begitu pula sebaliknya. Dalam berkreasi, apabila seseorang menjadi innovator dan inovasinya diterima oleh lingkunganya, maka ia akan terus berinovasi. Apabila inovasinya ditolak, tidak dihargai, maka ia akan berhenti berinovasi. Namun sebaiknya kita jangan takut menjadi innovator, diterima atau tidak dikembalikan saja kepada lingkungan. Yang terpenting adalah kebutuhan yang mendorong kita untuk berkreasi bisa terpenuhi dan perasaan yang kita inginkan bisa terpuaskan.

Sumber gambar :
http://www.verbalplusvisual.com/wp-content/uploads/2014/10/creative-mind.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHEN-2EaCC7qGK8GwIBxPIpukbKhSQrHHeOAOW2vjHyLYFcLhqh4hJq0votac1ZKWbINSWzX_i7buczmftvPb9LW2CSZS5Zxh6Q9x_3u5bpwBiOUFnkA0s2T5PPgxFKShC3BuhAhukJQc4/s320/hirarki+maslow.png

Mesir

Piramida Giza dan Spimx

       Mesir terkenal dengan Piramida dan Spinx. Piramida dibangun sebagai tempat pemakaman para raja dan Spinx digambarkan sebagai mahluk berkepala manusia dan bertubuh singa yang dianggap sebagai penjaga makam kerajaan dan juga kuil oleh masyarakat Mesir kuno.

Sebagian besar masyarakat Mesir kuno bekerja sebagai petani, Meski pun daratan Mesir didominasi oleh gurun pasir, mereka tidak kehilangan akal, mereka tetap bisa bertani dengan menggunakan sistem pengairan dari sungai Nil sehingga kebutuhan hidup bisa terpenuhi. Mereka juga menggunakan air sungai Nil untuk membersihkan tubuh, karena penampilan adalah hal yang penting bagi mereka.

Hiburan yang paling populer di negara yang pertama kali mengakui kedaulatan Indonesia tersebut adalah musik dan tarian dan alat musik yang sering dimainkan oleh masyarakat pada saat itu adalah bel, simbal, drum dan tambourine.

Selain Spinx, arsitektur Mesir juga dikagumi oleh banyak orang, dua diantaranya dan yang paling terkenal adalah Piramida Giza dan Kuil di Thebes. Kedua bangunan ini adalah bentuk kekuasaan yang dimiliki oleh raja mereka yang terkenal yakni raja Firaun dan untuk tujuan raligius, seperti tempat menyembah para dewa yang dipuja oleh masyarat Mesir kuno. 

Sumber gambar:
https://richard1989.files.wordpress.com/2007/12/giza_sphinx.jpg

Tiongkok

Tiongkok dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki penduduk terbanyak di dunia.. Landmark negara tersebut yakni tembok Cina menjadi salah satu keajaiban dunia, dalam membangun tembok cina, ratusan ribu anggota masyarakat terlibat didalamnya. Mereka bekerja keras untuk membangun tembok cina sehingga sifat kerja keras sudah tertanam dan menjadi karakter orang tiongkok saat ini. Mereka giat dalam melakukan segala hal dan tidak takut untuk mencoba, kreatif dan cekatan. 

Tembok China

Hal ini berdampak positif terhadap perekonomian negara, terbukti tiongkok menduduki peringkat kedua sebagai negara yang tingkat perekonomiannya tumbuh dengan cepat. Tidak hanya perekonomian saja yang berkembang, teknologi Tiongkok juga berkembang pesat. Teknologi dan perekonomian di Tiongkok menjadi dua hal yang tidak terpisahkan.

Dulu Tiongkok sangat menutup diri dari pengaruh luar, mereka ingin membangun negara sendiri tanpa ingin diganggu oleh pihak lain, namun kemiskinan di negara tersebut semakin memprihatinkan, hal ini diperparah dengan pertumbuhan penduduk yang meningkat tajam, sehingga pemerintah mulai membuka diri bagi negara lain, baik itu aktivitas ekspor, impor dan juga budaya. Masyarakat tiongkok, terutama yang berusia produktif juga dilatih untuk terus memiliki sikap kerja keras dan gigih sehingga bisa bertahan dalam globalisasi dan bisa membangun negerinya sendiri. Tak heran bila Tiongkok menjadi salah satu negara yang paling berpengaruh selain Amerika.

Salah satu budaya budaya Tiongkok yang masih bertahan sampai saat ini adalah imlek. Budaya dan tradisi tersebut masih dilaksanakan oleh semua orang Tiongkok dan peranakan Tionghoa di Indonesia sendiri.

Sumber gambar: